6 Januari 2008 oleh M Shodiq Mustika
Rasulullah saw bersabda: “Tuhan kita kagum kepada dua [macam] orang, [yang pertama] yaitu seseorang yang bangun dari tempat tidurnya dan selimutnya, di antara para keluarga dan kekasihnya, untuk menghidupkan malam (Qiyamul Lail), kemudian Allah SWT berfirman: “Wahai MalaikatKu, lihatlah hambaKu yang bangun dari tempat tidurnya dan selimutnya di antara kekasihnya dan keluarganya untuk menghidupkan malam, karena mengharap sesuatu (pahala) dari sisiKu dan belas kasih dariKu …” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Ya’la dan ath-Thabrani. Ibnu Hibban juga meriwayatkannya dalam kitab shahihnya dari Ibnu Mas’ud. Al-Albani menganggapnya hasan dalam kitab Shahih at-Targhib wa at-Tarhib (I: 258)).
Aktivitas “bangun dari tempat tidurnya dan selimutnya … untuk menghidupkan malam” itu menunjukkan adanya “rasa terpanggil oleh Tuhan”. Sebab, Allah memang sudah memanggil kita, “Hai orang yang berselimut. Bangunlah …” (QS. Al-Muzammil ayat 1-2)
Sedangkan “sesuatu (pahala) dari sisiKu dan belas kasih dariKu” menunjukkan hasil dari tahajud, yang meliputi kekayaan dan kebahagiaan. Jadi, hadits tersebut mengisyaratkan bahwa tahajud yang menumbuh-kembangkan rasa terpanggil ini dapat menghasilkan kekayaan dan kebahagiaan.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 1 - Siagakan pelaku | 1 Komentar »
22 September 2007 oleh M Shodiq Mustika
Subuh baru menjelang. Sebuah waktu yang biasanya masih menghanyutkan sebagian besar kita di alam mimpi atau bahkan melelapkan. Namun, sejak kemarin tak lagi demikian. Sebagian besar kita telah memulai aktivitas sejak dini hari. Ada yang khusyuk tertunduk berdzikir di atas sajadah, ada yang perlahan-lahan mengaji Alquran, ada yang penuh perhatian membangunkan anak-anaknya dan menemani mereka terkantuk-kantuk bersahur.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 5 - Tebarkan hikmah | 4 Komentar »
18 September 2007 oleh M Shodiq Mustika
Bolehkah Kita Tidak Membaca Surat Al-fatiha Pada Sholat Berjama‘ah
Assalamualaikum.wr.wb Pak ustadz yang saya hormati saya mau bertanya tentang kewajiban kita memabca surat Al-fatiha dalam sholat berjama‘a, karena saya pernah membaca bahwasanya kalo di bacakan ayat-ayat Al Qur‘an kita harus diam dan menyimak.ini saya kaitkan dng sholat berjama‘a dimana ketika imam selesai membaca surat Al-fatiha langsung di lanjutkan dng ayat-ayat Al Qur‘an yang lain, biasanya saya di sela-sela saat kalo imam berhenti sebentar saya baca surat Al-fatiha tetapi biasanya kalo imam langsung membaca ayat-ayat ALQur‘an yang lain biasanya konsentrasi saya jadi buyar dan malah sering salah-salah dalam membacanya yang akan saya tanyakan apakah kewajiban membaca surat Al-fatiha dalam sholat berjama‘a bagi ma‘mum tetep di wajibkan kalo enggak gimana dengan syarat syah nya sholat, kan harus membaca surat Al-fatiha? Demikianlah pertanyaan dari saya atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih .
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 2 - Mantapkan wujud, 3 - Arungi makna, 4 - Rengkuh ruh | 1 Komentar »
13 September 2007 oleh M Shodiq Mustika
Assalamualaikum wr wb. Mendengarkan khutbah Jum’at hukumnya wajib. … Tapi, dalam praktik di depan pintu masjid selalu disediakan buletin yang mengundang kita membacanya.
Bagaimana hukumnya? Kemudian ada jamaah yang terlambat datang ke masjid yakni ia tiba setelah azan berkumandang. Ia ingin shalat sunnah yang mana yang ia boleh lakukan, tahiyatul masjid atau qobliyah Jum’at, bagaimana hukumnya? Terima kasih.
Wassalam
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 5 - Tebarkan hikmah | Tidak ada komentar »
12 Juni 2007 oleh M Shodiq Mustika
http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/651
Ya, selama ini mungkin kita hanya mengkaitkan sholat jama’ dengan status kita musafir atau bukan. Ternyata, sebenarnya tidak hanya demikian, karena sholat yang dijama’ (digabungkan waktunya) dapat dilakukan walaupun status kita mukim alias tidak sedang mengadakan perjalanan ke tempat lain.
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 1 - Siagakan pelaku | 1 Komentar »
28 Mei 2007 oleh M Shodiq Mustika
sujudku hanya padaMu Ya Allah
berlindung dari segala keburukan dunia akhirat dan di jauhkan dari azab neraka
juga dekatkan segala kebaikan dunia dan akhirat yang dapat dihisabkan ke JannahMu
Lanjut Baca »
Ditulis dalam 4 - Rengkuh ruh | 1 Komentar »