Shalat Sunnah Tidak Perlukah Perhitungan?

Saat blogwalking tadi, kujumpai sebuah tanya-jawab yang menarik. Pertanyaannya: “Ustadz, saya mohon penjelasan mengenai hukum melaksanakan shalat sunnah awal & akhir tahun serta shalat sunnah rajab, karena di tempat saya shalat itu marak dilaksanakan. Saya sendiri dulunya termasuk orang yg melaksanakan, kemudian saya mendapat keterangan dari teman saya yg mesantren di beberapa pesantren di Garut dan Sukabumi serta Cianjur bahwa hukum hadistnya maudlu’ ( sangat dhoif ) sehingga tidak boleh dipakai menjadi dasar hukum dia juga memperlihatkan referensi dari dua kitab yaitu Fathl Mu’in dan Kifayatul Akhyar yang setahu saya itu kitab fiqh yg mu’tabar. Itu menjadi konflik di hati saya karena selama ini saya melaksanakan berdasarkan kitab tasawwuf ( qhoniyyah /ghunyah dan khozinatul asror ), menurut ustadz pendapat mana yg harus saya ikuti…?”

Baca lebih lanjut