Kebiasaan Tahajud yang Terlalu Semangat

Pada artikel yang lalu, sudah kita kenali tanda-tanda tahajud yang “kurang merasa terpanggil oleh Tuhan”. Bagaimana dengan tahajud yang “terlalu merasa terpanggil oleh Tuhan”? Ada jugakah?

Ya. Pasukan iblis sangat lihai mengecoh kita dalam beribadah. Bila mereka gagal membuat tahajud kita kurang (“kurang merasa terpanggil oleh Tuhan”), mereka mungkin saja berusaha menjadikan tahajud kita berlebihan (“terlalu merasa terpanggil oleh Tuhan”).

Lantas, bagaimana kita tahu bahwa tahajud yang kita lakukan berlebihan (“terlalu merasa terpanggil oleh Tuhan”)? Berikut ini beberapa tandanya:

  • Tetap bertahajud walau sangat mengantuk. Padahal, Nabi saw. bersabda, “Apabila seseorang di antara kalian mengantuk dalam shalatnya, maka hendaklah ia tidur lebih dahulu sampai menyadari [segala] yang dia ucapkan.” (HR Bukhari No. 210 dari Anas bin Malik r.a.)
  • Bertahajud dengan selalu berdiri walaupun melemahkan badan. Padahal, “Terkadang nabi saw shalat malam dengan berdiri cukup lama, tetapi terkadang dengan duduk yang cukup lama. Bila beliau membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan berdiri, beliau melakukan rukuk juga dengan berdiri. Bila beliau membaca ayat-ayat Al Qur’an dengan duduk, beliau melakukan rukuk juga dengan duduk.” (HR Muslim dan Abu Dawud)
  • Menghabiskan waktu bangun malam untuk shalat saja walaupun ada kepentingan lain yang lebih mendesak, misalnya mempelajari bahan-bahan ujian esok pagi. Padahal, sebagaimana pandangan Ibnu Qayyim, “Ibadah yang paling utama adalah melakukan sesuatu untuk memperoleh ridha Allah di setiap waktu dengan memerhatikan keperluan yang mendesak pada waktu itu.”
  • Bertahajud sepanjang malam lantaran merasa cemas kalau-kalau kurang dalam memenuhi panggilan Allah, tanpa memperhitungkan hak-hak tubuhnya dan hak-hak orang lain. Padahal, Nabi saw. bersabda, “Demi Allah! Akulah orang yang paling takut dan paling takwa kepada Allah di antara kalian. Namun, aku berpuasa dan berbuka, shalat dan tidur, juga mengawini wanita-wanita. Barangsiapa membenci sunahku bukanlah termasuk golonganku.” (HR Bukhari dll. dari Anas bin Malik r.a.)

One thought on “Kebiasaan Tahajud yang Terlalu Semangat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s