Imam sudah ditegur, masih lakukan kesalahan; bagaimana?

Tanya: Assalamu’alaikum. Kewajiban makmum (laki-laki) ketika seorang imam melakukan kesalahan dalam rakaat salat adalah mengucapkan ‘subhanallah’. Pertanyaan saya, apabila makmum mengucapkan subhanallah, tetapi imam meneruskan rakaat-rakaat berikutnya (ucapan makmum subhanallah tidak terdengar oleh imam). Apakah kita sebagai makmum terus mengikuti gerakan imam atau kita (makmum) harus diam? Wassalamu’alaikum. (Heri Susanto, nazt2413@yahoo.com)

Jawaban Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an:

Dalam keadaan seperti itu, ada dua pilihan bagi makmum; (1) mengikuti imam apa adanya; (2) mufaraqah, yakni makmum memisahkan diri dari imam. Pilihan (1) lebih baik daripada pilihan (2). Demikian, wallahu a’lam.

(Asep Usman Ismail, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an)

8 thoughts on “Imam sudah ditegur, masih lakukan kesalahan; bagaimana?

  1. akhi fillah …secara logis imam yg di benarkan bacaannya oleh makmum sudah barang tentu salah -menurut kaidah umum- dan bahwa imam tidak menggubris pembenaran dari makmumnya itu berarti bahwa si imam belum memenuhi kualifikasi sbg imam, jadi mana mungkin mengikuti imam seperti itu leebih baik sementara masih ada makmum yg lebih mengerti darinya

  2. Aku mau tanya….???
    Aku Mau Berpergian, sebelum pergi aku shalat dhuhur dl. karna terburu-buru, rekaat ke 2 aku lupa ga baca surat pendek. trus gimana tu…….

    • tolong suaranya di keraskan, tidak berteriak…serasanya didengar imam dengan jarak antara imam dan kita,
      semua tertanggung imam…
      setiap kalian adalah pemimpin akan ditanya mengenai kepemimpinannya..
      kurang lebih seperti itu…
      please correct…
      wallahu a’lam

    • Dear Cha biee : ayat pendek bukan merupakan rukun shalat, jadi apabila kita tidak membaca ayat pendekpun tidak apa-apa karena ayat pendek merupakan sunat dalam shalat.
      Ayo pelajari mana yang termasuk rukun shalat, sunat dalam shalat, syarat syah shalat dll

  3. Imam ( pemimpin dalam sholat berjamaah ) memang harus diikuti oleh ma’mum selama imam tidak melakukan kesalahan.Tetapi imam jangan diikuti kalau melakukan kesalahan.Ma.mum wajib mengingatkan imam yang melakukan kesalahan.3.Ma’mum sudah mengingatkan imam yang melakukan kesalahan.Tetapi imam tidak memperbaiki kesalahanya ( mungkin tidak terdengar atau mungkin juga mendengar tapi tidak mau tahu ).Sebagai ma’mum sudah gugur kewajiban ( sudah menjalankan perintah agama ).Sebagai ma’mum tidak mengikuti imam yang melakukan kesalahan.Sebenarnya pemahaman imam itu sama saja maknanya dengan pemimpin dalam kehidupan kita diluar sholat ( kehidupan sehari-hari ),” Berbuat yang benar kita ikuti.Berbuat salah kita jangan ikuti ” Sebenarnya itu saja.GSR.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s