Dapatkah mengembalikan rasa cintanya dengan shalat tahajud?

Pak ustadz yang baik, Saya seperti mimpi dengan kejadian yang telah menimpa saya, ini semua kesalahan yang tidak saya sengaja. ketika itu setelah selesai orang tua saya dengan orang tuanya saling berkenalan, keesokannya kami berdua jalan-jalan, di dalam mobil kami ngobrol dan tiba2 terjadi perdebatan dan mulai adu mulut tanpa saya sadari saya EMOSI saya meledak dan saya melempar barang di hadapannya,dan akhirnya saya minta maaf saya khilaf karan pada saat itu pikiran saya lagi bingung dgn status pasangan saya yang duda tapi belum saya katakan pada orang tua saya (pada saat itu)

Kejadian di mobil itu pangkal permasalhan pasangan saya, dan tadi malam dia baru berterus terang kepada saya kalau selama setahun ini perasaan dia hambar kepada saya karna saya telah membetaknya secara emosional waktu di dalam mobil,sebenarnya pada saat kejadian itu dia langsung hilang perasaannya kepada saya dia sudah berusaha menbangun dengan terus datang kerumah saya pokoknya terus komunikasi tapi tetap dia tdk bisa mengembalikan persaannya yang dulu lagi,dia bilang sifat dia yang seperti ini sebenarnya menjadi momok buat dia, dia minta bantuan saya untuk berobat ke psikiater, dia tau saya khilaf dan dia sudah memaafkan, tapi yang dia bingung kenapa kok sifat ” yang langsung hilang perasaannya” tidak bisa hilang semenjak dia smp, jadi kalau pacaran lantas dia di bentak secara emosi rasa cintanya langsung hilang, sewaktu dia menikah sebernarnya istrinya seperti iti tetapi karana sudah menikah jadi dia berusaha untuk mempertahankan sampai istrinya tutup usia.

Dia minta bantuan saya untuk ke psikologi karana dia ingin tau kenapa hanya dengan masalh sepele seperti itu persaannya bisa langsung hilang, dia sedang berjuang untuk melawan ini semua, karana bukan dengan saya pun takutnya seperti ini lagi. Saya senang dia punya itikad baik untuk mengakui kelemahannya,tapi di lain sisi jiwa saya terguncang karna seperti di bohongi, dan dia tau itu.

Dia akan segera ke psikolog, karana dia tau ini penyakit lamanya dan dia minta bantuan saya, lantas saya tanya kenapa dulu bisa menikah padahal kejadian seperti itu pernah terjadi? dia bilang wkt pacaran dia singkat sehinnga dia mengalami hal itu wkt sudah berumah tangga jadi dia berusaha untuk selalu menjaganya sampai akhirnya maut memisahkan.

Pak ustadz waktu saya pertama kali bertemu dengannya saya juga tidak mencintainya,tetapi dengan seiringnya waktu saya mulai mencintainya sampai detik ini perasaan ini terus berkembang, saya mulai bisa menerima segala kekurangannya,saya sedih usia saya sudah 34 tahun kenapa ALLah masih juga belum berkenan memberikan saya pasangan,pastinya saya sudah berdoa setiap saya putus denagn pacar, saya selalu berdoa untuk minta yang terbaik sampai akhirnya saya bertemu dangan mas P (inisial nama kekasih saya yang sekarang) saya bahagia sekali kami cocok secara pandangan, hanya kesalahan itu saja yang saya tidak di sengaja dan tidak pernah terulang lagi, ternyata sudah menghancurkarkan semua harapan saya.

Kenapa Pak ustadz ALLAH seperti itu kepada saya? saya pikir mas P adalah jawaban dari semua doa2 saya siang dan malam, di waktu sholat hajat dan sholat 5 waktu,kenapa jodoh saya jauh sekali ..? bisakah dengan TAHAJUD ALLAH MENGEMBALIKAN HATINYA DAN MENYEMBUHKAN SEMUA KELEMAHANNYA? DZKIR APA YANG HARUS SAYA BACA UNTUK MENGEMBALIKAN RASA CINTANYA KEPADA SAYA, saya senang dia mau berusaha terus datang tidak pernah absent karna dia sungguh ingin membangun rasa yang dulu lagi.

Apa ini jawaban dari ALLAH dari dari semua doa2 saya? atau ini ujian dari ALLAH untuk menguji kesabran saya untuk menolong dia?
Tolong pak saya minta doa dan dzikir yang tepat untuk masalah ini. Boleh kah saya sholat HAJAT lagi untuk minta jodoh walaupun saya masih mencintainya, dan boleh kah pak kalau dalam SHOLAT HAJAT saya sekalian meminta kesembuhan untuk mas P (2 permintaan dalam sholat hajat) dan masih bolehkah saya sholat ISTIQARAH lagi untu meminta petunjuk untuk masalah ini.

Terima kasih

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca lebih lanjut

Hebatnya NU: Cara Shalat Muhammadiyah Pun Disambut Hangat

Alhamdulillaah… Tadi saat berkunjung ke situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), aku jumpai sebuah fakta yang sangat menarik: Ternyata, sebuah buku karya seorang dosen Universitas Muhammadiyah mengenai cara shalat diterima keberadaannya di situs resmi NU ini. Bahkan, boleh dibilang bahwa keberadaannya disambut hangat. Sebab, apresiasi terhadap buku tersebut muncul di rubrik resensi buku. Gambar kover bukunya pun tertayang di sidebar setiap halaman. Bagiku, apresiasi dan toleransi seperti itu luar biasa dan patut diteladani oleh kelompok-kelompok Islam lainnya. Baca lebih lanjut

Pedoman Shalat Berjamaah by M Muchlas Abror

Shalat sangat diutamakan dilaksanakan secara berjamaah bahkan ada yang berpendapat wajib. Shalat berjamaah yang dilakukan secara sungguh-sungguh, khusyu’, thuma’ninah, dan dihayati di dalamnya mengandung nilai-nilai akhlak mulia lagi terpuji, yang seharusnya membentuk pribadi dan dimiliki oleh setiap pelakunya. Beberapa nilai akhlak mulia lagi terpuji dalam shalat berjamaah di antaranya sebagai berikut:

Baca lebih lanjut

Konsultasi: Melarang Istri Ke Masjid

Saya sudah menikah lebih kurang 20 tahun dan istri saya tersebut mau mendengar perintah dan larangan saya sebagai suaminya. Tapi satu larangan saya yang istri saya tidak mau tinggalkan adalah shalat berjamaah di masjid. Dia tidak mendengar larangan saya, padahal kaum wanita lebih baik shalat di rumah daripada shalat di masjid.

Yang ingin saya tanyakan:

  1. Bagaimana hukum saya melarang istri saya shalat berjamaah di masjid?
  2. Bagaimana hukum istri saya karena melanggar larangan suaminya untuk tetap shalat berjamaah?
  3. Bagaimana hukum saya menceraikan istri saya karena alasan tersebut di atas?

Jawaban Ustadz Dr. Rusli Hasbi, MA:

Pada zaman Rasulullah, Baca lebih lanjut

Pangkal Sukses dan Bahagia

Subuh baru menjelang. Sebuah waktu yang biasanya masih menghanyutkan sebagian besar kita di alam mimpi atau bahkan melelapkan. Namun, sejak kemarin tak lagi demikian. Sebagian besar kita telah memulai aktivitas sejak dini hari. Ada yang khusyuk tertunduk berdzikir di atas sajadah, ada yang perlahan-lahan mengaji Alquran, ada yang penuh perhatian membangunkan anak-anaknya dan menemani mereka terkantuk-kantuk bersahur.

Baca lebih lanjut

Membaca Buletin Saat Khutbah

Assalamualaikum wr wb. Mendengarkan khutbah Jum’at hukumnya wajib. … Tapi, dalam praktik di depan pintu masjid selalu disediakan buletin yang mengundang kita membacanya.

Bagaimana hukumnya? Kemudian ada jamaah yang terlambat datang ke masjid yakni ia tiba setelah azan berkumandang. Ia ingin shalat sunnah yang mana yang ia boleh lakukan, tahiyatul masjid atau qobliyah Jum’at, bagaimana hukumnya? Terima kasih.
Wassalam

Baca lebih lanjut

Emha: Beragama Yang Tidak Korupsi

Hakekat dari Islam itu adalah Makrifatullah (Mengenal Allah).

Hakekat dari Makrifatullah itu adalah Berahlak yg baik (Ahlakul karimah).

Hakekat dari Ahlakul Karimah itu adalah Silaturohim (berbagi Kasih).

Hakekat dari Silaturohim adalah Mencerabut kesusahan orang lain atau Memasukkan Kebahagian kepada orang lain.

Tulisan EMHA di bawah ini seperti nya ‘nyambung’ dengan poin-poin di atas.

Emha Ainun Nadjib: Gusti Allah tidak “ndeso”

BERAGAMA YANG TIDAK KORUPSI

Baca lebih lanjut

Sukses berkat shubuh berjamaah

MENUAI KEBERKAHAN,

SETELAH MEWAJIBKAN KARYAWAN SHALAT SHUBUH BERJAMAAH

Wawancara dengan: Dr. H. M. Bhakti Kasry (President Director Pandu Logistic)

Penampilannya bersahaja. Ketawadhuan nampak sekali pada diri pria yang telah sangat sukses menjalankan usahanya ini. Sekitar 2000 karyawannya di seluruh Indonesia, dibimbingnya untuk senantiasa menjalankan perintah Alloh subhanahu wata’ala. Berbagai program telah dijalankannya untuk para karyawan, agar lebih dekat dengan Alloh. Diantara program itu adalah dengan mewajibkan shalat shubuh berjamaah di masjid bagi karyawan dan menggunakan busana muslimah bagi para karyawati di perusahaannya. Alasannya sederhana, karena ketaqwaan itu menurutnya akan mendatangkan keberkahan. Berikut kisahnya. Semoga bisa dicontoh oleh para pengusaha muslim di seluruh Indonesia.

Baca lebih lanjut