Imam sudah ditegur, masih lakukan kesalahan; bagaimana?

Tanya: Assalamu’alaikum. Kewajiban makmum (laki-laki) ketika seorang imam melakukan kesalahan dalam rakaat salat adalah mengucapkan ‘subhanallah’. Pertanyaan saya, apabila makmum mengucapkan subhanallah, tetapi imam meneruskan rakaat-rakaat berikutnya (ucapan makmum subhanallah tidak terdengar oleh imam). Apakah kita sebagai makmum terus mengikuti gerakan imam atau kita (makmum) harus diam? Wassalamu’alaikum. (Heri Susanto, nazt2413@yahoo.com)

Jawaban Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an:

Dalam keadaan seperti itu, ada dua pilihan bagi makmum; (1) mengikuti imam apa adanya; (2) mufaraqah, yakni makmum memisahkan diri dari imam. Pilihan (1) lebih baik daripada pilihan (2). Demikian, wallahu a’lam.

(Asep Usman Ismail, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an)

Iklan

Apakah kita ini hamba Allah ataukah hamba internet?

Dalam daftar penyumbang, misalnya untuk membantu korban gempa atau pun lainnya, tak jarang kita jumpai bahwa penyumbangnya ialah Hamba Allah. Semoga mereka itu benar-benar hamba Allah. Semoga pula kita terdorong untuk juga menjadi Allah.

Aku sendiri takut menjuluki diriku Hamba Allah. Aku malu kepada-Nya. Di benakku seolah-olah terdengar suara-Nya, “Hai, Shodiq! Benarkah kamu hamba-Ku? Tidakkah kamu adalah hamba internet? Bukankah kamu keasyikan ngakses internet berjam-jam setiap hari? Bukankah untuk menyembah Diriku melalui shalat, kamu melakukannya hanya beberapa menit setiap harinya?”

Hukum Berjabat Tangan Seusai Shalat

aq 5u nanya nich hukumnya berjabat tangan sesudah salat gmn?mkch

Jawaban M Shodiq Mustika:

Bila jabat tangan seusai shalat berjamaah itu diperlakukan sebagai ritual (dalam rangka penyempurnaan ibadah shalat), maka menurutku itu tergolong bid’ah yang terlarang. Namun bila jabat tangan tersebut diperlakukan sebagai muamalah (dalam rangka mempererat tali silaturrahim), maka insya’Allah itu tergolong amal yang berpahala, terutama bila kedua orang yang berjabat tangan itu belum bertemu sebelum shalat.

Baca lebih lanjut

Dalam menjalani Islam, utamakanlah yang mudah/ringan!

MEMPRIORITASKAN PERSOALAN YANG RINGAN DAN MUDAH
ATAS PERSOALAN YANG BERAT DAN SULIT

DI ANTARA prioritas yang sangat dianjurkan di sini, khususnya
dalam bidang pemberian fatwa dan da’wah ialah prioritas
terhadap persoalan yang ringan dan mudah atas persoalan yang
berat dan sulit.

Berbagai nash yang ada di dalam al-Qur’an dan Sunnah Nabi saw
menunjukkan bahwa yang mudah dan ringan itu lebih dicintai
oleh Allah dan rasul-Nya.

Baca lebih lanjut

Dapatkah mengembalikan rasa cintanya dengan shalat tahajud?

Pak ustadz yang baik, Saya seperti mimpi dengan kejadian yang telah menimpa saya, ini semua kesalahan yang tidak saya sengaja. ketika itu setelah selesai orang tua saya dengan orang tuanya saling berkenalan, keesokannya kami berdua jalan-jalan, di dalam mobil kami ngobrol dan tiba2 terjadi perdebatan dan mulai adu mulut tanpa saya sadari saya EMOSI saya meledak dan saya melempar barang di hadapannya,dan akhirnya saya minta maaf saya khilaf karan pada saat itu pikiran saya lagi bingung dgn status pasangan saya yang duda tapi belum saya katakan pada orang tua saya (pada saat itu)

Kejadian di mobil itu pangkal permasalhan pasangan saya, dan tadi malam dia baru berterus terang kepada saya kalau selama setahun ini perasaan dia hambar kepada saya karna saya telah membetaknya secara emosional waktu di dalam mobil,sebenarnya pada saat kejadian itu dia langsung hilang perasaannya kepada saya dia sudah berusaha menbangun dengan terus datang kerumah saya pokoknya terus komunikasi tapi tetap dia tdk bisa mengembalikan persaannya yang dulu lagi,dia bilang sifat dia yang seperti ini sebenarnya menjadi momok buat dia, dia minta bantuan saya untuk berobat ke psikiater, dia tau saya khilaf dan dia sudah memaafkan, tapi yang dia bingung kenapa kok sifat ” yang langsung hilang perasaannya” tidak bisa hilang semenjak dia smp, jadi kalau pacaran lantas dia di bentak secara emosi rasa cintanya langsung hilang, sewaktu dia menikah sebernarnya istrinya seperti iti tetapi karana sudah menikah jadi dia berusaha untuk mempertahankan sampai istrinya tutup usia.

Dia minta bantuan saya untuk ke psikologi karana dia ingin tau kenapa hanya dengan masalh sepele seperti itu persaannya bisa langsung hilang, dia sedang berjuang untuk melawan ini semua, karana bukan dengan saya pun takutnya seperti ini lagi. Saya senang dia punya itikad baik untuk mengakui kelemahannya,tapi di lain sisi jiwa saya terguncang karna seperti di bohongi, dan dia tau itu.

Dia akan segera ke psikolog, karana dia tau ini penyakit lamanya dan dia minta bantuan saya, lantas saya tanya kenapa dulu bisa menikah padahal kejadian seperti itu pernah terjadi? dia bilang wkt pacaran dia singkat sehinnga dia mengalami hal itu wkt sudah berumah tangga jadi dia berusaha untuk selalu menjaganya sampai akhirnya maut memisahkan.

Pak ustadz waktu saya pertama kali bertemu dengannya saya juga tidak mencintainya,tetapi dengan seiringnya waktu saya mulai mencintainya sampai detik ini perasaan ini terus berkembang, saya mulai bisa menerima segala kekurangannya,saya sedih usia saya sudah 34 tahun kenapa ALLah masih juga belum berkenan memberikan saya pasangan,pastinya saya sudah berdoa setiap saya putus denagn pacar, saya selalu berdoa untuk minta yang terbaik sampai akhirnya saya bertemu dangan mas P (inisial nama kekasih saya yang sekarang) saya bahagia sekali kami cocok secara pandangan, hanya kesalahan itu saja yang saya tidak di sengaja dan tidak pernah terulang lagi, ternyata sudah menghancurkarkan semua harapan saya.

Kenapa Pak ustadz ALLAH seperti itu kepada saya? saya pikir mas P adalah jawaban dari semua doa2 saya siang dan malam, di waktu sholat hajat dan sholat 5 waktu,kenapa jodoh saya jauh sekali ..? bisakah dengan TAHAJUD ALLAH MENGEMBALIKAN HATINYA DAN MENYEMBUHKAN SEMUA KELEMAHANNYA? DZKIR APA YANG HARUS SAYA BACA UNTUK MENGEMBALIKAN RASA CINTANYA KEPADA SAYA, saya senang dia mau berusaha terus datang tidak pernah absent karna dia sungguh ingin membangun rasa yang dulu lagi.

Apa ini jawaban dari ALLAH dari dari semua doa2 saya? atau ini ujian dari ALLAH untuk menguji kesabran saya untuk menolong dia?
Tolong pak saya minta doa dan dzikir yang tepat untuk masalah ini. Boleh kah saya sholat HAJAT lagi untuk minta jodoh walaupun saya masih mencintainya, dan boleh kah pak kalau dalam SHOLAT HAJAT saya sekalian meminta kesembuhan untuk mas P (2 permintaan dalam sholat hajat) dan masih bolehkah saya sholat ISTIQARAH lagi untu meminta petunjuk untuk masalah ini.

Terima kasih

Tanggapan M Shodiq Mustika: Baca lebih lanjut

Bershalat Sambil Memegang Mushhaf Al-Qur’an

saya sudah membaca buku anda. bagus, itu saja yang bisa saya katakan. tapi bukan masalah bagusnya. seperti saran anda, kalo mau praktek disesuaikan dengan kepribadian kita. kayaknya yang cocok dengan saya yach yang arungi makna salat. karena saya orang kuper, susah ngomong, telmi. tapi saya yakin, dengan praktek salat smart ini bisa meningkatkan taraf hidup saya dan kecerdasan saya.
yang menarik dari buku ini adalah tentang membaca mushaf dalam salat. saya termasuk susah kalo harus hapalan surat apalagi saya cuma hapal 10 surat saja. jd yg sy bc ya hanya itu2 aja. cuma sya ini berkcmata tebal. jd apa boleh mushaf dipegang ketika berdiri dlm solat.tp saya jga menerapkan bc 2x, 8x mengingat.
sy ini agak budeg jd agak ksulitan mendengar azan dari masjid. apa boleh mjawab azan di tv?sy tdk pernah kmasjid kcuali ramadhan.
terus saya ini cewek muslim ktp, baru satu tahun ini salat. skr 27 thn. dan saya mulai solat karena saya ingin kaya. dari situ saya merasa salat sy bukn krn allah. tp stelah mbc buku anda, sy mengerti meski agak takut2 jg salat saya gak dterma.
sy cm mau mengucapkan syukron krn anda dah menulis buku hebat ini.
tolong ptanyan saya djwb.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Terima kasih atas pujiannya. Jawabanku: sebagian besar ulama membolehkan kita untuk bershalat sambil memegang mushhaf Al-Qur’an, terutama dalam shalat sunnah. Sebagian kecil ulama melarangnya. Aku berpegang pada yang membolehkannya. Sungguhpun demikian, yang aku kutip di bawah ini tidak hanya pandangan yang membolehkan, tetapi juga yang melarangnya. Baca lebih lanjut

Hebatnya NU: Cara Shalat Muhammadiyah Pun Disambut Hangat

Alhamdulillaah… Tadi saat berkunjung ke situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), aku jumpai sebuah fakta yang sangat menarik: Ternyata, sebuah buku karya seorang dosen Universitas Muhammadiyah mengenai cara shalat diterima keberadaannya di situs resmi NU ini. Bahkan, boleh dibilang bahwa keberadaannya disambut hangat. Sebab, apresiasi terhadap buku tersebut muncul di rubrik resensi buku. Gambar kover bukunya pun tertayang di sidebar setiap halaman. Bagiku, apresiasi dan toleransi seperti itu luar biasa dan patut diteladani oleh kelompok-kelompok Islam lainnya. Baca lebih lanjut

Wajibkah Penyeragaman Cara Shalat?

Saat kutempuh latihan ujian praktek shalat sewaktu SMP, mulanya aku menggunakan cara shalat ala Muhammadiyah. Namun oleh guruku, yang kebetulan beraliran NU, cara shalatku dinilai salah. Aku diminta mengulangi shalatku. Berhubung aku ingin lulus, ya kupenuhi saja permintaannya, tapi khusus untuk latihan dan ujian itu saja. Dalam praktek sehari-hari, aku tetap menggunakan cara Muhammadiyah.

Saat ini, kecenderungan untuk menyeragamkan cara shalat mungkin masih berlangsung di sekolah-sekolah oleh guru-guru yang bersangkutan. Aku merasakannya ketika putri sulungku, kelas 3 SD, mengkritik salah satu cara shalatku. Baca lebih lanjut

Petunjuk aneh bin ajaib itu dari Tuhankah?

saya ingin berbagi cerita dengan bapak tentang pengalaman yang pernah saya alami sekitar setahun yang lalu, sampai sekarang. saya ingin sekali bapak dapat sedikit membantu saya, paling tidak membantu meyakinkan saya,jika apa yang saya alami ini memang merupakan anugrah [petunjuk] dari Tuhan, karena saya sendiri sebenarnya jadi bingung dengan apa yang saya alami ini pak.. awalnya, saya dulu suka sekali puasa senin kemis, memang awalnya niat saya supaya Allah SWT segera mempertemukan saya dengan jodoh saya. saya mulai sering shalat tahajud dan sempat shalat istikharah, saya memohon sama Allah untuk sekedar memberi petunjuk siapa jodoh saya kelak, baik itu orang baru ataupun orang2 dari masa lalu saya, saya pasrah.selang beberapa hari, tepatnya istiqaroh yang ke 2, saya bermimpi bertemu dengan seseorang yang jelas sekali wajahnya, dan saya kenal dia.

sebenarnya agak sulit untuk saya ceritakan pengalaman saya ini,saya juga sempat menyembunyikan dan merahasiakan ini semua bahkan dengan orang tua dan orang2 terdekat saya, saya bisa bayangkan apa reaksi mereka jika mereka tau.sebenarnya orang yang ada di mimpi saya itu, adalah seseorang yang tidak saya sangka2, dan memang tidak mungkin untuk saya percaya, kalau itu mungkin memang petunjuk dari-Nya.

awalnya saya sama sekali tidak menggubris mimpi saya itu, saya teruskan shalat tahajut saya, saya semakin ingin mendekatkan diri pada-Nya, tapi apa yang saya dapat, petunjuk itu semakin jelas, orang itu semakin sering datang dalam mimpi saya, dan disetiap mimipi saya itu keadaanya seperti nyata sekali, bahkan sampai saat saya bangunpun saya masih bisa merasakannya.

dia artis pak, dan asal bapak tau, SAYA BUKAN FANSNYA…!!, karena saya memang tipe orang yang paling tidak suka mengidolakan artis seperti yang lainnya, mereka begitu mengidolakan artisnya, sampai2 mereka rela melakukan apasaja untuk sekedar menarik perhatian sang artis, padahal paling2 sang artis cuma mentok2nya melemparkan senyum kecut dengan mereka, itupun kalau dilihat..???!!!makanya saya bilang ini benar2 tidak masuk akal saya, saya jarang mengikuti cerita2nya di TV, bahkan awalnya waktu saya bermimipi dia, saya belum tau persis kalau dia artis, semakin kesini kebetulan pamornya di TV semakin menjulang, otomatis dia sering muncul di TV, dan banyak sekali sinetron yang dia bintangi, saya baru tau kalau dia artis.

saya semakin meragukan petunjuk itu, sampai akhirnya saya beranikan diri minta sama Allah, agar memberikan petunjuk yang lebih nyata ( maksudnya, bisa saya lihat di dunia nyata), mungkin ini dosa besar, tapi saya hanya ingin yakin tentang kebenaran petunjuk yang saya dapatkan, dan saya ingin kebenaran, dan keyakinan itu memang datang insyaallah memang dari-Nya.pernah saya minta, ketika saya bertanya pada-NYa, saya ingin jika memang jawabanya “iya”, tolong jawab dengan kilatan petirMu.waktu itu saya tanya,”apakah memang benar dia jodoh saya ya…Allah..???PETIR LANGSUNG TERLIHAT….!!!!, dan memang petir itu tidak diikuti dengan suara.(hanya cahaya)saya belum cukup puas, dan saya bertanya lagi,”ya….Allah…. jika memang semua petunjukmu itu benar, haruskah saya meyakini dan mempercayainya..yakinkan aku ya..Allah…”SEKALI LAGI…PETIR ITU DATANG LAGI…!!!, bahkan sebelum saya selesai mengucapkan kata2 yang terakhir, dan frekwensinya lebih lama.

tidak hanya berhenti di situ pak, buanyaaaaakkkkk…. sekali petunjuk yang jelas yang saya dapatkan,dan saya dapatkan jawaban “ya”-Nya lagi lewat warna baju yang dia pakai saat dia ber-acting di sinetronya, sama persis seperti yang saya minta.saya bisa tau sebelum kejadian yang terjadi di dunia nyata semua tentang dia, misalnya sebelum satu peristiwa yang akhirnya muncul di infotainmet, hari sebelumnya pasti saya mimpi bertemu dengannya dan membahas tentang masalah itu dengannya, dan besoknya, kejadian yang diberitakan sama persis seperti yang saya alami di dalam mimpi.dan banyak lagi hal2 kecil yang berhubungan dengan dia, saya bisa tau…ini semua sempat membuat saya hampir gila pak.

ada satu lagi petunjuk yang bikin saya benar2 gila dengan ini semua,saya pernah benar2 lancang dan berdosa, saya maminta satu petunjuk yang benar2 nantinya bisa jadi bukti dan tidak bisa hilang, saya minta Allah tuliskan inisial namanya di ibujari tangan kanan saya. dan Allah BENAR2 MENGABULKANNYA…!!, inisial itu ada keesokan harinya begitu saya bangun tidur.saya shoookkkk…berat melihat inisial itu.saat itu juga saya langsung sujud… minta ampun dengan keraguan saya selama ini, tapi dilain pihak saya juga tidak bisa yakin 100% karna memang itu begitu sulit untuk diusahakan bahkan dibayangkan sekalipun.tapi memang saya yakin tak ada yang tak mungkin jika memang Dia sudah menghendakinya.

saya bingung harus bagaimana menyikapi semua yang saya alami ini, saya ingin memberitaunya, tapi, saya tidak mau dianggap hanya sekedar fansnya yang tergila2 padanya dan mengarang2 cerita supaya dia iba dengan saya. enggak pak saya tidak mau…!!pernah sya coba beranikan diri tulis surat, kebetulan saya tau alamat e-mailnya kakaknya yang memang kebetulan merangkap managernya. dia sempat memberi respon, hanya lewat mengundang saya masuk dalam alamat online-nya, tapi selebihnya tidak ada. saya memutuskan untuk tidak lagi merengek, dan menceritakan yang selengkapnya. terus terang saya benci melakukannya. ini seperti merobek harga diri saya.saya kira sudah cukup lengkap cerita yang saya ceritakan padanya itu. dan selebihnya saya putuskan pasrahkan saja pada Allah. toh dalam hati saya semua petunjuk yang saya dapat juga bukan main2. setahun penuh saya dapatkan semua petunjuknya itu.

saya mohon bimbingannya pak. apa yang seharusnya saya lakukan?? sekarang saya jadi takut meminta petunjuk lagi, karena buat saya semua sudah cukup jelas, tapi satu sisi kecil di hati masih ada keraguan.yang saya lakukan sekarang mencoba melupakan, dan menjalani apa adanya dan tetap berusaha mendekatkan diri pada-Nya karena saya tak ingin jauh dari-Nya saya tdk tau kalau Allah meninggalkan saya sebenarnya, memang tidak dipungkiri, dia memang sosok orang yang saya cari selama ini, (diluar keartisannya) apa yang harus saya lakukan paling tidak supaya dia tau, ini sulit bagi saya karena dia artis, dia banyak yang mengidolakan, dia mungkin bahkan tidak bisa membedakan mana fans2 atau bukan.hampir semua orang2 dekat saya yang akhirnya saya ceritakan jadi bingung bagaimana harusnya membantu saya.

sebelumya saya mengucapkan terima kasih yang besar, mudah2an bapak bisa membantu saya.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Bagi kebanyakan orang, pengalaman ajaibmu itu mungkin sangat aneh. Namun bagi diriku, peristiwa-peristiwa tersebut tidak terlalu aneh. Sebab, aku sendiri pernah mengalami kejadian-kejadian yang mirip dengan yang kau alami itu. Selain itu, pernah pula aku membaca penjelasan “ilmiah”-nya. Baca lebih lanjut